Sabtu, 23 Februari 2013

hak asasi manusia



1.Pengertian Hak Asasi Manusia dan Pengembangannya

      Hak asasi manusia adalah hak-hak dasar atau hak pokok yang di bawa manusia sejak lahiri anugrah Tuhan Yang Maha Esa . Sebagaimana kita ketahui , di samping hak-hak asasi, yang di dalam hidup kemasyarakatan kita seharusnya mendapat perhatian terlebih dahulu, baru menuntut hak
      Menurut sejarah asal mula hak asasi manusia itu ialah dari Eropa Barat, yaitu INGGRIS. Tonggak sejarah pertama kemenangan hak asasi manusia adalah pada tahun 1215 dengan lahirnya Magna Charta , yang didalam nya tercantum sejarah kemenangan para bangsawan atas raja Inggris yang bertindak sewenang-wenang pada berkuasa . Di dalam Magna Charta tersebut dejelaskan bahwa raja tidak lagi bertindak sewenang-wenang .
      Hak-Hak itu disebut sebagai The Four Freedom (4 kebebasan) :
1.     Kebebasan berbicara dan menyatakn pendapat ( Freedom Of Speech )
2.    Kebebasan beragama ( Freedom Of Relegion )
3.    Kebebasan dari ketakutan ( Freedom Of Fear )
4.    Kebebasan dari kemiskinan ( Freedom Of Want )

     

2. Macam-macam Hak Asasi

      Hak-hak asasi manusia dapat di bedakan sebagai berikut :
a.    Hak-hak Asasi Pribadi atau “Personal Rights” yaitu meliputi kebebasan menyatakan pendapat, kebebasan memeluk agama , kebebasan bergerak dsb
b.    Hak-hak asasi ekonomi “Property Rights “ yaitu hak untuk meiliki sesuatu , membeli dan menjualnya serta memanfaatkan nya
c.    Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam hokum dan pemerintahan atau disebut “Right Of Legal Equality”
d.    Hak-hak asasi politik atau “Political Rights” yaitu hak untuk ikut serta dalam pemerintahan , hak politik (memilih dan di pilih dalm pemilu ) hak untuk mendirikan sebuah partai politik dsb
e.    Hak-hak asasi social politik atau “Political Rights” yaitu hak untuk memilih pendidikan , mengembangkan kebudayaan dsb
f.    Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan tatacara  peradilan dan perlindungan atau “Prosedural Rights” , misalnya peraturan dalam hal penangkapan , penggeledahan , penahanan, peradilan dsb



3.Instrumen Nasional HAM

     Di maksudkan instrumen HAM dalam hal ini adalah sebagai peraturan perundang-undangan yang berisikan ketentuan-ketentuan jaminan HAM sebagai alat untuk menjamin perlindungan dan pelaksanaan HAM nasional (Indonesia) . Intrumen nasional HAM bias merupakan peraturan perundang-undangan yang memang dibuat secara khusus untuk menjamin perlindungan HAM .  Konvenan (Convenan)  adlah suatu perjanjian yang mengikat bagi Negara-negara yang mendatanganinya .
         Instruman nasional HAM ,diantaranya :
a.    UUD 1945
b.    Tap MPR No.XVII/MPR/1998 tentang HAM
c.    UU No. 39 tahun 1999
d.    UU No. 5 tahun 1998 tantang pengesahan konvemsi menentang penyiksaan dan perlakuan lain yang kejam tidak manusiawi atau merendahkan martabat manusia
e.    UU No.9 tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat dimuka umum
f.    UU No.181 tahun 1998 tentang komisi anti kekerasan terhadap wanita
g.    UU No.40 tahun 1999 tantang kebebasan pers
h.    UU No.6 tahun 2000 tentang pengadilan HAM Nasional
i.      UU No.15 tahun 2003 tentang tindak pidana terorisme
j.     UU No.23 tahun 2003 tentang perlindungan anak
k.    Kepres No.50 tahun 1993 Jo UU No.39 tahun 1999 bab VII pasal 75-99 tentang Komnas HAM


Dalam Iniversal Deklaration of Human Rights/UDHR yang memuat 30 pasal , 31 ayat apabila ditelaah lebih lanjut secara garis besar macam-macam hak asasi manusia dapat dikategorikan kedalam 3 bagian yaitu :
(1)  Hak-hak politik dan yuridis ,
(2) Hak-hak atas martabat dan integritas manusia , dan
(3) Hak-hak sosial,ekonomi dan budaya

  Dalam perjanjian tentang hak-hak sipil dan poltik dan perjanjian tentang hak-hak sosial ekonomi dan budaya , macam-macam hak asasi dan politik antara lain :
1)    Hak atas hidup
2)   Hak atas kebebasan dan keamanan dirinya
3)   Hak atas keamanan di muka badan-badan peradilan
4)   Hak atas kebebasan berpikir mempunyai kayakinan ( Concicuce ) beragama
5)   Hak untuk mempunyai pendapat tanpa mengalami gangguan
6)   Hak atas berkumpul secara damai
7)   Hak untuk berserikat

4 . Pengadilan HAM
a.    Dasar Pembentukan
Pengadaan HAM dibentuk berdasarkan perpu no 1 1998 yang kemudian disempurnakan dan ditetapkan menjadi UU No 26 Tahun 2000. Pengadaan ini merupakan pengadilan khusus terhadap pelanggaran hak asasi manusia yang berat
b.    Tempat dan Kedudukan
Pengadilan HAM bertugas dan berkedudukan di pengadilan umum dan bertempat di ibu kota kabupaten kota.
c.    Susunan Majelis Umum
Proses pemeriksaan dalam persidangan pengadilan HAM dilaksanakan oleh majelis hakim yang terdiri atas ketua dab beberapa anggota majelis hakim minimal terdiri dari 3 orang atau bisa lebih
d.    Peranan atau Tugas dan Kewenangan
Pengadilan HAM bertugas dan berwenang memeriksa , memtuskan dan menyelesaikan perkara pelanggaran HAM yang berat baik kejahatan genocide maupun kejahat terhadap manusia. Kejahatan genicide adalah perbuatan yang dilakukan dengan maksud untuk meghancurkan dan memusnahkan seluruh atau sebagian kelompok bangsa , ras dan agama

5.  Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Pelanggaran HAM
       Faktor – Faktor penyebab terjadinya pelanggaran HAM :
a.    Masih belum adanya kesepakatan pada tataran konsep HAM antara Universalisme dan Partikularisme
b.    Adanya dikhotomi antara indibidualisme dan kolektivisme
c.    Kurang berfungsinya lembaga-lembaga penegak hukum ( polisi , jaksa , pengadilan )
d.    Pemahaman belum merata mengenai HAM baik dikalangan sipil maupun militer

Jumat, 07 Desember 2012

mabissu dance



MABISSU DANCE
Mabbissu word comes from the prefix ma get additional meaning to dance bissu. While bissu derived from the word bessi, which means clean or pure and strong. They called bissu because no menstruation, no bleeding, or sacred. It said it did not bleed because bissu immune to a sharp weapon, unable to be penetrated by a dagger, machete or a hot lead. Hence, in every ritual ceremony, the bissu always show their magic in the form of dance called Dance Mabbissu or bissu. Mabissu is a custom show which has a dance and any extreme attractions.Mabissu dance comes from pangkajene kepulauan or often called Pangkep,south Sulawesi.So,for everybody who is looking for an art show, Mabissu could be a good choice to be chosen.
Ma’bissu dance is always  held in Pangkep regency every harvest season is coming,it is approximate on February to March.This dance is done by six dancer,named “Bissu”. Indeed,when this dance is shown,all these Bissu do some unusual attractions,means that in dancing this dance there is a great strength is showed by them.
Mabbisu is usually exhibited by the main bissu six people led by chairman bissu in the area. Sixth bissu is dressed like a woman with golden-colored clothing and dagger at his waist. After that, with a rhythmic drum beat accompanied by typical, they chanted the mantra strains Rilangi To mythic language (ancient language of the Bugis) while dancing around Arajangnge, the sacred objects and ancestral spirits believed to be the place beristihat. In front Arajangnge it has prepared a variety of offerings from traditional Bugis pastries, fruits, chickens and cows and buffalo heads as offerings to their ancestors.
When the rhythm of drums grew louder and faster, the movement of these Bissu more slowly and began to "trans" or lose consciousness. At that time, began to demonstrate Bissu maggiri movement. They let go a long dagger tucked waist, then stuck it into the palm of the hand, stomach and throat. The aim is to test whether ancestral spirits / gods of magic had penetrated into them. If they are immune, it means Bissu and spirit that possessed her trusted to give thanks. Conversely, if badik it penetrate and injure their bodies, meaning that the spirit possessing her is weak or even not at all possessed by ancestral spirits.
The local society believe that when those Bissu is in trance,their body was penetrated by the soul of the forefather ,so they are dancing unconsciously.The local society also believe that there is a weak and a strong soul of the forefather,it means when a Bissu penetrated by a strong soul then it’s gonna be good but on the other hand,if he is penetrated by a weak soul then the Bissu will be unfortunate.Besides dancing unconsciously,all these Bissu is beginning  to show a great and even unbelievable attractions,named “Maggiri”.When “Maggiri” is being shown,this is a situation where the audience just realize that why those dancer is called “bissu” which means strong and supernatural.
Privileges Dance Mabbisu
The culmination of this Mabbisu is nagiri'i or body piercing them with badik, so the dance is also called Maggiri. At this maggiri movement exhibited, visitors will be amazed and astonished, dumbfounded watching the Bissu it pierced the palm of their hands and neck with badik the pointed and sharp, but do not leave any scars, though pressed many times with a vengeance. However, if there is a requirement in this dance are not met, then badik will pierce their bodies.
So,the conclution is Mabissu is a very appealing  dance,it’s a so different dance and I ensure you won’t find the dance which is good and appealing like this in the world. And hopefully this paper can be useful.





Rabu, 05 Desember 2012

GEOLISTRIK



GEOLISTRIK
A.    PENGERTIAN GEOLISTRIK
Geolistrik adalah metode geofisika aktif yang menggunakan arus listrik untuk menyelidiki material di bawah permukaan bumi. Metode ini dikenal dengan geolistrik, atau geoelectric. Istilah “electrical resistivity”, “DC resistivity”, dan “VES (vertical Electric Sounding)” juga mengacu kepada metode geofisika aktif ini. Revolusi dan evolusi dalam teknologi instrumentasi dan teknik prosesing komputer telah menyumbangkan andil yang sangat besar dalam perkembangan dari survey geolistrik ini. Perkembangan terakhir dari "multi-channel electrical resistivity system" and "computer-processing modeling" telah menigkatkan fleksibilitas, kecepatan, dan efesiensi pekerjaan di lapangan pada survey geolistrik konvensional. Selain itu, perkembangan terakhir metode ini juga dapat memfasilitasi aplikasi geofisika ini untuk menyelidiki lingkungan di bawah permukaan bumi yang lebih kompleks. Sehingga dapat dikatakan bahwa survey geolistrik dapat membantu dalam memotong waktu dan biaya yang diperlukan dalam eksplorasi mineral.

`           Teknik pengukuran resistivity lapisan bumi dilakukan dengan mengalirkan arus DC ke dalam bumi dan mengukur voltase (beda tegangan) yang ditimbulkan di dalam bumi. Arus Listrik dan Tegangan disusun dalam sebuah susunan garis linier. Beberapa susunan garis linier yang umum dipakai adalah: dipole-dipole, pole-pole, schlumberger, dan wenner.

Survey Geolistrik dapat diaplikasikan pada:
1. Eksplorasi Air Bawah Tanah
2. Eksplorasi Batubara
3. Eksplorasi Emas
4. Eksplorasi Batubesi (Iron Ore)
5. Eksplorasi Mangan
6. Eksplorasi Chromites

B.     METODE GEOLISTRIK
Penggunaan geolistrik pertama kali dilakukan oleh Conrad Schlumberger pada tahun 1912. Geolistrik merupakan salah satu metoda geofisika untuk mengetahui perubahan tahanan jenis lapisan batuan di bawah permukaan tanah dengan cara mengalirkan arus listrik DC (‘Direct Current’) yang mempunyai tegangan tinggi ke dalam tanah. Injeksi arus listrik ini menggunakan 2 buah ‘Elektroda Arus’ A dan B yang ditancapkan ke dalam tanah dengan jarak tertentu. Semakin panjang jarak elektroda AB akan menyebabkan aliran arus listrik bisa menembus lapisan batuan lebih dalam.

Dengan adanya aliran arus listrik tersebut maka akan menimbulkan tegangan listrik di dalam tanah. Tegangan listrik yang terjadi di permukaan tanah diukur dengan  penggunakan multimeter yang terhubung melalui 2 buah ‘Elektroda Tegangan’ M dan N yang jaraknya lebih pendek dari pada jarak elektroda AB. Bila posisi jarak elektroda AB diubah menjadi lebih besar maka tegangan listrik yang terjadi pada elektroda MN ikut berubah sesuai dengan informasi jenis batuan yang ikut terinjeksi arus listrik pada kedalaman yang lebih besar.
http://ptbudie.files.wordpress.com/2010/12/cara-kerja-metode-geolistrik.jpg?w=595
Dengan asumsi bahwa kedalaman lapisan batuan yang bisa ditembus oleh arus listrik ini sama dengan separuh dari jarak AB yang biasa disebut AB/2 (bila digunakan arus listrik DC murni), maka diperkirakan pengaruh dari injeksi aliran arus listrik ini berbentuk setengah bola dengan jari-jari AB/2.

C.     CARA KERJA METODE GEOLISTRIK
Umumnya metoda geolistrik yang sering digunakan adalah yang menggunakan 4 buah elektroda yang terletak dalamsatu garis lurus serta simetris terhadap titik tengah, yaitu 2 buah elektroda arus (AB) di bagian luar dan 2 buah elektroda ntegangan (MN) di bagian dalam.

Kombinasi dari jarak AB/2, jarak MN/2, besarnya arus listrik yang dialirkan serta tegangan listrik yang terjadi akan didapat suatu harga tahanan jenis semu (‘Apparent Resistivity’). Disebut tahanan jenis semu karena tahanan jenis yang terhitung tersebut merupakan gabungan dari banyak lapisan batuan di bawah permukaan yang dilalui arus listrik.

Bila satu set hasil pengukuran tahanan jenis semu dari jarak AB terpendek sampai yang terpanjang tersebut digambarkan pada grafik logaritma ganda dengan jarak AB/2 sebagai sumbu-X dan tahanan jenis semu sebagai sumbu Y, maka akan didapat suatu bentuk kurva data geolistrik. Dari kurva data tersebut bisa dihitung dan diduga sifat lapisan batuan di bawah permukaan.

D.    KEGUNAAN GEOLISTRIK
Mengetahui karakteristik lapisan batuan bawah permukaan sampai kedalaman sekitar 300 m sangat berguna untuk mengetahui kemungkinan adanya lapisan akifer yaitu lapisan batuan yang merupakan lapisan pembawa air. Umumnya yang dicari adalah ‘confined aquifer’ yaitu lapisan akifer yang diapit oleh lapisan batuan kedap air (misalnya lapisan lempung) pada bagian bawah dan bagian atas. ‘Confined’ akifer ini mempunyai ‘recharge’ yang relatif jauh, sehingga ketersediaan air tanah di bawah titik bor tidak terpengaruh oleh perubahan cuaca setempat.

Geolistrik ini bisa untuk mendeteksi adanya lapisan tambang yang mempunyai kontras resistivitas dengan lapisan batuan pada bagian atas dan bawahnya. Bisa juga untuk mengetahui perkiraan kedalaman ‘bedrock’ untuk fondasi bangunan.

Metoda geolistrik juga bisa untuk menduga adanya panas bumi (geotermal) di bawah permukaan. Hanya saja metoda ini merupakan salah satu metoda bantu dari metoda geofisika yang lain untuk mengetahui secara pasti keberadaan sumber panas bumi di bawah permukaan.